Dorong Ketahanan Kesehatan, Pemprov Jateng Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor dan Batas

“Oleh karena itu, dengan letak geografis yang demikian, kami terus berupaya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan daerah yang berbatasan,” ujar Hariyanta.

Menurutnya, perlu kerja sama dan penyamaan persepsi antara daerah-daerah terkait, agar memiliki pemahaman yang sama mengenai antisipasi penyebaran penyakit zoonosis. Kolaborasi lintas sektor dan lintas batas yang dilakukan, tidak hanya mencegah penularan penyakit hewan ke manusia, tetapi juga mengamankan suplai makanan dari protein hewani, untuk turut mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Libatkan Masyarakat dan Inklusi

Program Director AIHSP, John Leigh menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Australia dan Indonesia sejak 2021. Keterlibatan semua pihak dalam menyukseskan program AIHSP, serta semangat kolaborasi yang sudah terbangun, harus terus ditingkatkan.

“Kami berharap kita terus meningkatkan kerja sama, tidak hanya menyangkut penyakit zoonosis, tetapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan lain. Kita perlu bekerja lebih inklusif, termasuk melibatkan disabilitas sebagai subjek bukan sebagai objek,” tuturnya.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Australia melalui program AIHSP, serta keterlibatan kabupaten/ kota yang menjadi lokus kegiatan.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *