Sementara itu, Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan nasional, terjadi penurunan harga atau deflasi secara month-to-month, yang dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, dan telur ayam ras.
Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi juga turut berperan dalam penurunan inflasi, dengan harga BBM menyesuaikan harga minyak internasional.
“Dibulan September 2024, terjadi penurunan harga BBM jenis Pertamax yang menyumbang deflasi sebesar minus 0,04 persen,” jelasnya.
Deputi III Kantor Staf Presiden, Edy Priyono, turut memaparkan perkembangan harga minyak goreng dan bahan pangan lainnya di tingkat daerah.
Disparitas harga minyak tercatat rendah, dengan rata-rata sebesar 4,48 persen. Sementara itu, harga beras medium mencatat disparitas sebesar 13,98 persen, dengan beberapa daerah mengalami kenaikan, penurunan, atau stabilitas harga, tergantung pada pasokan lokal.
