“Semua elemen ini harus bersinergi, berkoordinasi, dan bekerja sama, demi kelancaran agenda demokrasi ini,” ucap Nana.
Dalam kesempatan itu, Pj gubernur juga mengajak masyarakat agar berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk menggunakan hak pilihnya pada 27 November 2024 nanti. Ia juga berpesan agar tetap menjaga kerukunan, saling menghormati perbedaan pilihan, menghindari konflik, agar terjaga suasana damai dan kondusif.
“Kita harus menjadikan Pilkada ini sebagai instrumen untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.
Ketua Komisi Pemilhan Umum (KPU) Provinsi Jateng, Handi Tri Ujiono mengatakan, pihaknya akan berupaya keras untuk menyelenggarakan pilkada di Jateng dengan sebaik-baiknya. Penyelenggaraannya tersebar di 35 kabupaten/ kota, 576 kecamatan, 8.563 desa/kelurahan, serta 56.812 TPS.
“Kami mengajak semua pihak untuk menyatukan tekad dan niat yang tulus, untuk mendoakan agar Pilkada Serentak 2024 di Jawa Tengah berjalan lancar, tanpa ada hambatan dan gangguan,” ucap dia. (*)
