Pameran Topeng Hingga Lukisan, Semarakkan Magelang Sepanjang Februari

Ia nekat membuat pameran topeng karena ada dorongan para penari yang banyak menggunakan topeng karyanya.

“Saya tanpa penari, tidak ada artinya. Karena topeng-topeng karya saya ini banyak digunakan oleh mereka,” ujarnya.

Hingga saat ini ini, sudah lebih dari 500 topeng yang dihasilkan. Sebagian besar merupakan Topeng Panji, yang memiliki arti sebagai simbol terciptanya alam semesta dan manusia, serta menggambarkan bayi yang baru lahir. Topeng Panji juga melambangkan kewibawaan dan ketenangan.

Namun, topeng yang dipamerkan kali ini, keluar dari topeng panji.Banyak penari yang memesan karya Khoirul, bukan hanya harganya yang terjangkau, namun karena memang kualitasnya bagus.

Sutanto Mendut mengatakan, aktivitas Khoirul bersama Komunitas Lima Gunung (KLG), secara tidak langsung berpengaruh pada pola pergaulan dan berjejaring yang dilakukan sebagai seniman topeng. Irul, panggilan akrabnya, yang tinggal di desa kemudian memiliki kesempatan bergaul lintasbatas.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *