“Jateng Derby menjadi salah satu dari agenda kami untuk menjadikan olahraga pacuan kuda sebagai bagian dari kebanggaan nasional. Kejuaraan ini kami harapkan tidak saja menarik minat para penggemar pacuan kuda, tapi juga masyarakat secara umum untuk datang dan menikmati suasana pacuan kuda yang lebih nyaman, aman, dan dapat menjadi tontonan yang menghibur bersama keluarga,” ujar Aseanto.
Jateng Derby 2025 akan mempertandingkan delapan belas race. Untuk jarak 1.000 meter terdapat pertandingan Kelas G, Kelas F, Kelas 2 Tahun Perdana A/B, Kelas 2 Tahun Pemula C/D, Kelas D Sprint, dan Kelas 2 Tahun Pemula A/B. Selanjutnya Kelas C Sprint jarak 1.100 meter, Kelas E jarak 1.200 meter, dan Kelas Terbuka Sprint jarak 1.300 meter. Total sembilan kelas ini direncanakan dimulai pukul 09.00 WIB.
Sementara sesi berikutnya, yang dimulai pukul 13.00 WIB sampai menjelang pukul 16.00 WIB, kembali akan mempertandingkan sembilan race. Untuk jarak 1.400 meter terdapat pertandingan Kelas 3 Tahun Remaja Divisi II, Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I, dan Kelas D Panjang. Untuk jarak 800 meter terdapat pertandingan Kelas 2 Tahun Perdana C/D Divisi I dan Kelas 2 Tahun Perdana C/D Divisi II. Untuk jarak 2.000 meter terdapat satu kelas yang dipertandingkan yaitu Kelas Terbuka Panjang.
Sebagai pamungkas, terdapat tiga pertandingan di jarak 1.600 meter yaitu Kelas 3 Tahun Derby Divisi II, Kelas C, dan Kelas 3 Tahun Derby Divisi I.
VP Marketing & Operation Sarga.co, Kevin Jonathan Van Houten mengatakan banyaknya kelas yang dipertandingkan dan jumlah kuda yang ikut bertanding menunjukkan antusiasme para atlet dan pemilik kuda mengambil bagian dalam Jateng Derby ini. “Dengan total delapan belas race, kami berharap dapat menyajikan tontonan yang seru, mendebarkan dan menyenangkan bagi para penonton,” kata dia.
