Ia menjelaskan, untuk nilai ekspor kumulatif, BPS mencatat total nilai ekspor sepanjang Januari-Februari 2025 mengalami kenaikan sebesar 6,73 persen, dibanding periode yang sama 2024.
“Persentase kenaikan terbesar nilai ekspor, disumbang oleh sektor industri pengolahan sebesar 6,27 persen,” imbuhnya.
Total ekspor nonmigas pada Januari-Februari 2025 capai 1.931,79 juta dolar AS dengan share 97,45 persen terhadap total ekspor. Dengan Amerika Serikat mencatat 46,26 persen dengan nilai 893,59 juta dolar AS, Jepang 8,88 persen atau 171,52 juta dolar AS, dan Tiongkok 4,57 persen atau 88,38 juta dolar AS.
Sementara itu, terkait impor Jawa Tengah pada Februari, jelas Arjuliwondo, mencapai 1.189,45 juta dolar AS atau naik 34,94 persen dibanding Januari 2025. Dengan nilai impor menurut penggunaan yaitu untuk bahan baku 1.046,95 juta dolar AS, barang konsumsi 43,60 juta dolar AS, dan barang modal 98,90 juta dolar AS.
“Jadi secara umum, impor bahan baku dan penolong, menyumbang 88,02 persen dari total impor Februari 2025,” terangnya. (*)
