“Mari terus mengambil bagian dan memberikan kontribusi sesuai kemampuan yang dimiliki. Hal ini merupakan manifestasi yang nyata dalam meneruskan perjuangan yang telah dirintis oleh Kiai Sholeh Darat,” imbuhnya.
Ketua PCNU Kota Semarang KH Anasom menambahkan untuk bisa KH Sholeh Darat ditetapkan sebagai pahlawan nasional harus bisa memenuhi sejumlah persyaratan ketat. Di antaranya mengisi daftar akademis yang berisi data-data faktual tentang Kiai Sholeh Darat.
“Saat ini masih proses penyusunan. Kemudian ada juga syarat harus ada sisi kepahlawanan yang ditonjolkan dari Kiai Sholeh Darat. Nah dari sisi ini, masih terus kita gali. Tapi Alhamdulillah sudah banyak artikel yang mengupas tentang itu,” ujar dia.
Setelah sejumlah persyaratan tersebut rampung disusun, PCNU Kota Semarang akan membawa ke pemerintah secara berjenjang, mulai dari Pemkot, Pemprov hingga pemerintah pusat.
“Nah semua itu harus ada seminarnya untuk kebutuhan itu (penetapan pahlawan nasional). sehingga saat ini semua itu masih berproses. Hanya saja untuk tahun ini, 13 April, batas waktu pengajuan di 2025. Kalau itu masih bisa dikejar maka kita kejar, tapi kalau tidak kita akan ajukan untuk tahun depan. Kita akan siapkan naskah akademiknya secara baik sehingga ketika maju bisa terpenuhi,” beber dia.
