Tekan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan, Wali Kota Semarang Gandeng Paralegal Muslimat NU

SEMARANG, Cakram.net – Wali Kota Semarang Agustin Wilujeng menyatakan komitmennya untuk menggandeng berbagai pihak, salah satunya Paralegal Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) guna menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Semarang. Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri launching program Relawan Paralegal Muslimat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Minggu 20 April 2025.

“Kami senang ya, karena dapat tambahan energi dari Muslimat NU. Senang banget nih kita dan ternyata mereka sudah paralegal resmi. Jadi senang sekali,” ujar Agustina, dilansir dari semarangkota.go.id, Senin 21 April 2025.

Agustina mengapresiasi langkah Muslimat NU yang telah membentuk 90 relawan paralegal terlatih dan siap terjun langsung memberikan pendampingan hukum dan edukasi kepada korban kekerasan perempuan dan anak.

Agustina menyatakan Pemerintah Kota Semarang siap menjalin komunikasi dan kolaborasi lebih intensif dengan jajaran Muslimat NU. “Karena tidak hanya yang paralegal, tapi yang muslimatnya juga siap membantu. Luar biasa nih,” imbuhnya.

Pihaknya menekankan Kota Semarang sejatinya telah memiliki infrastruktur dan inovasi program ramah anak dan perempuan, namun pengelolaannya perlu ditingkatkan kembali. Beberapa program inovatif telah berjalan seperti Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kota Semarang, Forum Garpu Perak (Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak), Rumah Duta Revolusi Metal (RDRM), membentuk relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta hotline pengaduan kasus.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *