Dalam ranah keagamaan, Ditjen Bimas Buddha menggelar kegiatan pendalaman Dhamma selama satu bulan, yang meliputi pembacaan Paritta di vihara, cetiya, dan lingkungan kampus.
Selain itu ada pembacaan Dhammapada; gerakan Vikāla Bhojana (berpantang makan di luar waktu yang ditentukan); praktik Atthasila setiap hari Uposatha; hingga Dhamma Talk yang melibatkan para pembimbing dan pemuka agama Buddha.
Gerakan Ekoteologi: Menanam Kesadaran, Menjaga Bumi
Menindaklanjuti Surat Edaran Sekjen Kementerian Agama Nomor 182 Tahun 2025 tentang Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa, Ditjen Bimas Buddha turut melaksanakan gerakan ekoteologi yang bermakna mendalam.
Selain menanam pohon matoa—disebut sebagai “pohon kesadaran”—mereka juga menanam Pohon Bodhi (ficus religiosa) dan Pohon Sala (shorea robusta), yang memiliki makna simbolis dalam sejarah spiritual Buddhisme.
Gerakan ini turut diperkuat dengan kampanye pembuatan eco enzyme, pemilahan sampah rumah tangga, serta penanaman apotek hidup di lingkungan rumah ibadah dan kampus.
