Sebagai bagian dari kunjungan, Hafidz Muksin juga memberikan sosialisasi Program Akselerasi Literasi kepada guru dan siswa. Ia menekankan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta perlunya melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing di era globalisasi.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula peresmian program nasional Tri Gatra Bangun Bahasa melalui penandatanganan prasasti di tiga sekolah penerima penghargaan. Program ini mencakup tiga pilar utama: #UtamakanBahasaIndonesia, #LestarikanBahasaDaerah, dan #KuasaiBahasaAsing. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret membangun ekosistem kebahasaan di lingkungan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih sekolah-sekolah di Kabupaten Purbalingga.
“Kami bangga sekolah-sekolah di Purbalingga mendapat pengakuan nasional. Ini membuktikan bahwa pendidikan di daerah juga mampu bersaing dan menjadi contoh,” ujarnya.
Selain kegiatan di sekolah, rangkaian kunjungan juga mencakup penyerahan bantuan peningkatan mutu pendidikan di TK Pertiwi 1 Serang serta penyaluran buku bacaan kepada komunitas literasi Limbah Pustaka di Desa Muntang. Hal ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan literasi masyarakat secara menyeluruh.
