TEMANGGUNG, Cakram.net – Pemkab Temanggung secara konsisten terus berupaya mengurai persoalan sampah yang berada di wilayahnya. Pasalnya, pengelolaan yang kurang baik menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Salah satu problematikanya adalah penumpukkan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Tak pelak, hal ini kerap memicu munculnya keluhan dari para warga sekitar.
Salah satu yang menjadi fokus perhatian adalah yang terjadi pada sistem pengelolaan sampah di Desa Bandunggede, Kecamatan Kedu, yang dinilai belum maksimal. Menilik dari hal tersebut, maka harus dicari solusi agar segera tertangani.
Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna mengajak Kepala Desa Bandunggede, Sulistyono mengunjungi TPS3R di Desa Tanurejo, Kecamatan Bansari yang menjadi contoh sistem pengelolaan sampah secara lebih baik.
“Ternyata Desa Tanurejo ini adalah salah satu TPS3R yang mendapatkan penghargaan sebagai desa mandiri sampah yang baik di tingkat Jateng. Saya mengajak Kades Bandunggede untuk bisa belajar pengelolaan sampah di Tanurejo. Kita lihat tadi sangat luar biasa sampah-sampah dikelola dengan baik sampai dengan sampah organik yang sudah diproduksi sebagai pupuk. Alhamdulillah, bisa menambah kesejahteraan bagi pengurus sampah yang ada di TPS3R ini,” ungkapnya, dilansir dari temanggungkab.go.id, Jumat 9 Mei 2025.



