REMBANG, Cakram.net – Pemerintah Kabupaten Rembang bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana melakukan normalisasi sungai di wilayah Desa Jurangjero dan Trahan, Kecamatan Sluke. Langkah ini sebagai upaya mencegah banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang, Maryosa menyampaikan, normalisasi sungai sudah berlangsung selama dua pekan terakhir.
Menurut Maryosa, normalisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pascabanjir, yang terjadi bulan lalu.
“Dalam rapat, dibahas penyebab banjir dan solusi agar tidak terulang kembali. Salah satu langkah yang diputuskan adalah normalisasi sungai,” ujarnya, dilansir dari jatengprov.go.id, Jumat 11 Juli 2025..
Disampaikan, normalisasi difokuskan pada aliran sungai sepanjang kurang lebih enam kilometer, yang membentang dari Trahan hingga Jurangjero. Namun, pelaksanaan teknis hanya bisa dilakukan di titik-titik tertentu, karena keterbatasan akses alat berat.
“Kendalanya, tidak semua jalan menuju sungai bisa dilalui alat berat kami. Jadi, normalisasi dilakukan di spot-spot tertentu. Meski begitu, sedimentasi sudah mulai berkurang,” jelas Maryosa.
