UNGARAN, Cakram.net – Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang kembali menggelar temu bisnis industri pariwisata bertajuk “Gedongsongo Travel mart” di Abimantrana Ballroom The Wujil Resort&Conventions Ungaran, Rabu malam 27 Agustus 2025. Agenda tahunan yang keenam ini dilaksanakan di tengah program efisiensi anggaran di lembaga pemerintahan.
“Namun kita berharap terjadi contract rate (tarif konntrak) sampai Rp1 miliar pada gelaran tahun ini,” kata ketua panitia pelaksana, Taufik Istianto di sela kegiatan.
Taufik mengakui, saat ini terjadi penurunan drastis transaksi pariwisata di segmen instansi pemerintah. Persentase pelayanan di segmen ini turun hingga 97 persen. Namun kondisi itu mampu ditopang di segmen umum dan sekolah yang relatif stabil.
“Lewat ajang ini kita berupaya menjadikan pariwisata sebagai lingkungan bisnis yang berkelanjutan. Sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Taufik.
Acara Gedongsongo Travelmart keenam mempertemukan 80 buyers atau pengguna jasa pariwisata dengan 48 seller atau pemilik produk pariwisata. Antara lain aneka tempat wisata, rumah makan, hotel, homestay dan desa wisata. Pemilik usaha pariwisata terjauh berasal dari Bali, sedangkan buyers terjauh dari Tangerang.
