Dewan Pendidikan Dorong Pemkab Semarang Penuhi Sarpras dan Tenaga Pendidik bagi Siswa Inklusi

“Kami hanya memiliki satu guru pendamping, itu pun bukan guru untuk siswa berkebutuhan khusus melainkan tenaga pustakawan. Kebetulan yang bersangkutan bersedia kami alihkan menjadi guru inklusi,” ungkapnya. (rbd)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *