“Jersey bentuk motif kebaya ini untuk menunjukkan keunikan, dengan warna yang cerah,” ucapnya.
Perempuan yang sehari-hari bekerja di Cirebon ini sengaja datang ke Banyumas, untuk meramaikan acara tersebut. Menurutnya, Borobudur Marathon merupakan ajang yang layak dibanggakan masyarakat Jateng.
Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, ada 1.000 peserta yang terdata mengikuti Bank Jateng Friendship Run (BJFR) Borobudur Maraton 2025 Purwokerto ini. Agenda lari tersebut sebagai rangkaian untuk menuju gelaran Borobudur Marathon pada 16 November 2025.
“Programnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, agar gemar berolahraga,” katanya.
Selain itu, pariwisata olahraga (sport tourism) ini juga bertujuan mendatangkan pengunjung dari luar Jateng ke provinsi ini. Dengan begitu, ekonomi menjadi berkembang.
