Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPKP Kota Yogyakarta, Rahmawan Kurniadi menjelaskan, dari total 800 meter panjang saluran yang akan dibangun, saat ini sudah terpasang sekitar 230 meter, atau sekitar 20 persen dari total pekerjaan.
“Masih kurang sekitar 500 meter lagi yang harus diselesaikan. Pekerjaan saat ini sudah sampai depan Kantor AD dari arah selatan, sementara sekitar 50 meter di bagian selatan masih belum dicor sehingga belum bisa dilewati secara penuh, meski kendaraan roda dua masih bisa melintas,” terangnya.
Setelah seluruh pemasangan box culvert selesai, tahap berikutnya adalah pengaspalan jalan. “Setelah semua dicor, baru kami lanjutkan pengaspalan. Pekerjaan pengaspalan biasanya lebih cepat, bisa selesai dalam dua sampai tiga hari,” tambahnya.
Kurniadi menyebutkan pengerjaan hanya sampai SDN Glagah dikarenakan di sisi utara SDN Glagah sudah terdapat saluran drainase dan irigasi, sehingga nantinya hanya akan dibuat saluran penghubung (connecting) ke saluran eksisting yang sudah ada.
Pihaknya juga menjelaskan, anggaran proyek ini memiliki pagu sebesar Rp5,5 miliar, namun setelah proses lelang, nilai kontraknya menjadi Rp4,18 miliar dari pagu yang sebelumnya diajukan.
