Dukung Program Gubernur, Pemkab Purbalingga Canangkan Empat Kecamatan Berdaya

Sementara itu, di bidang Taruna Karya Mandiri (Zilenial), pemkab menggandeng Pemprov Jateng untuk menyediakan akses WiFi gratis di masing-masing sekretariat Kecamatan Berdaya. Langkah ini diharapkan menjadi motor literasi digital generasi muda desa, membuka peluang wirausaha dan kreativitas digital di tingkat lokal.

Tak kalah penting, di bidang Sport Center, pemerintah memfasilitasi pembangunan dan perbaikan lapangan voli dan sepak bola di wilayah kecamatan pilot. Fasilitas tersebut disertai pembentukan klub olahraga baru sebagai wadah pembinaan atlet muda.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam arahannya menegaskan bahwa “napas” dari Program Kecamatan Berdaya adalah memperpendek jarak kendali antara provinsi dan desa, sehingga masyarakat dapat lebih cepat merasakan manfaat program pemerintah.

“Program Kecamatan Berdaya sasarannya desa-desa di kecamatan. Jadi harus disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, salah satu goal dari Program Kecamatan Berdaya adalah mereduksi angka kemiskinan yang terjadi di provinsi, kabupaten/kota. Dengan cara memperbaiki SDM dari pemuda, kelompok disabilitas dimanfaatkan untuk bisa mandiri dan bekerja. Anak-anak muda diberikan ruang untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, dan orangtua (lansia) diberikan pekerjaan dan kemampuan mandiri.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *