Nelayan Kendal, Mahmudi, menilai, Mageri Segoro akan berdampak positif pada alam dan hasil tangkapan ikan. Dia berkomitmen turut menjaga bibit tanaman yang telah ditanam.
“Paling tidak sebulan sekali kita akan memantau apakah tumbuh atau tidak. Hari ini kita menanam, mungkin 10–15 tahun lagi baru menuai hasilnya. Karena ini sangat bermanfaat bagi kawasan pesisir, terutama di Pantura Kendal,” ujarnya.
Dalam momentum Mageri Segoro di Kendal, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menanam mangrove secara serentak bersama 17 bupati/wali kota di wilayah pesisir Jawa Tengah. Jumlah pohon yang ditanam mencapai 1.304.410 batang, atau setara 150 hektare lahan.
Sejak Maret hingga September 2025, sudah tertanam 668.000 batang. Dengan tambahan Oktober ini, total ada 1.972.410 batang mangrove yang ditanam sepanjang 973 kilometer garis pantai Jawa Tengah.
Luthfi menegaskan, kegiatan itu tidak boleh berhenti pada seremoni penanaman semata. Dia meminta seluruh pemerintah daerah pesisir, mendata benih yang telah ditanam.
