Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/ kota untuk mengintegrasikan jalur, terutama jalur-jalur utama yang dilewati pelajar, dan masyarakat umum.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan, Trans Jateng harus lebih banyak menjangkau masyarakat, terutama para para pelajar. Hal itu demi memberikan hak dan keselamatan transportasi pada anak-anak.
“Kita lihat anak sekolah sudah naik motor ke sekolah. Padahal secara aturan belum memiliki SIM. Jadi jangan sampai anak-anak ini melanggar,” sorotnya.
Selanjutnya, kata Taj Yasin, transportasi umum bus Trans Jateng juga harus tepat waktu. Dengan begitu, akan menarik keinginan masyarakat untuk menggunakan moda transportasi massal tersebut. (*)
Halaman: 1 2
