Dinpertan dan Kementan Bentuk Brigade Pangan di Purbalingga

“Program ini tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga membangun ekosistem agribisnis modern yang mampu memberdayakan generasi muda,” imbuhnya.

Di sisi lain, Prayitno mengungkapkan sejumlah tantangan dalam pencapaian swasembada pangan, salah satunya penyusutan lahan pertanian. Pada 2024, luas lahan pertanian Purbalingga tercatat 59.674,90 Ha, terdiri atas 17.605 Ha Lahan Baku Sawah (LBS) dan 42.069,90 Ha tegalan. Khusus LBS, pada 2019 luasannya 18.730 Ha dan diperkirakan akan menyusut menjadi 16.865 Ha pada 2029 berdasarkan estimasi verifikasi LBS 2025.

Tantangan lain, lanjut Prayitno, risiko gagal panen akibat serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan bencana alam, permasalahan sumber daya manusia seperti lambatnya regenerasi petani serta kelembagaan petani yang belum kuat, serta belum optimalnya sarana prasarana pertanian, terutama jaringan irigasi dan ketersediaan alsintan. (rls)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *