UNGARAN, Cakram.net – Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli menyampaikan peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan intervensi 4P, yaitu people, produk, proses dan policy. Intervensi tersebut dibutuhkan industri untuk meningkatkan daya saing.
“Produktivitas merupakan salah satu cara yang harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing industri. Saya sering menyampaikan peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan intervensi 4P, yaitu people, produk, proses dan policy,” katanya saat memberikan sambutan secara daring dalam acara Kick Off Pekan Peningkatan Produktivitas Nasional (P3N) yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Agro Wisata Sido Muncul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin 10 November 2025.
Menaker menjelaskan, tantangan terkait produktivitas tenaga kerja Indonesia dibandingkan dengan rata-rata negara Asean dalam 6-7 tahun terakhir berkisar 10 persen di bawah Asean. Hal ini tentu banyak faktor yang mempengaruhi.
“Tapi kita bisa meningkatkan produktivitas dengan satu komitmen, satu tekad yang sama bahwa tenaga kerja harus bisa dan mampu memberikan value lebih, dengan intervensi-intervensi yang bisa kita lakukan pada level korporasi. Kita lihat ada beberapa negara mampu melakukan lompatan signifikan, ini tentu harus menjadi suatu lesson learned buat kita. Di sinilah kita melakukan gerakan bersama untuk melakukan terbosan-terobasan untuk meningkatkan produktivitas sehingga kita bisa bersaing dengan China, Vietnam, India dan negara lainnya,” tandasnya.
Menaker menyebutkan, total jumlah angkatan kerja Indonesia saat ini sebanyak 153 juta orang. Sebanyak 39% berada di sektor formal, sedangkan di sektor informal 56%.
