Pemkot Magelang Tegaskan Komitmen Ketenagakerjaan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Damar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, yang disebutnya hexahelix -pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, media dan hukum regulasi- untuk menjadikan kajian ini sebagai pedoman bersama dalam mewujudkan ketenagakerjaan yang lebih inklusif.

“Kota Magelang akan menjadi tempat yang lebih baik bukan ketika kita maju sendiri-sendiri, tapi ketika kita bergerak bersama dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Magelang Susilowati mengemukakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh pada implementasi program unggulan Kota Magelang yaitu Berdikarikan Disabilitas.

“Pemerintah dalam hal ini Disnaker memiliki kewajiban untuk memenuhi hak penyandang disabilitas bidang tenaga kerja. Maka, diperlukan suatu upaya sistematis untuk menyusun peta jalan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas di Kota Magelang,” jelasnya.

Susilowati berharap program Berdikarikan Disabilitas bisa terus berkesinambungan dan berdampak bagi masyarakat Kota Magelang. (rls)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *