Pemkot Yogyakarta Tata Kembali Lapangan Minggiran, Kembalikan Fungsi Ruang Terbuka Hijau yang Nyaman

Selain pembersihan dan penataan, Hasto juga mengungkapkan sejumlah rencana pengembangan Lapangan Minggiran, antara lain pemasangan CCTV untuk keamanan, pembuatan empat titik biopori di setiap sudut lapangan untuk pengolahan sisa makanan menjadi kompos, serta penganggaran penerangan dan penghijauan pada tahun 2026.

“Insyaallah nanti semua direalisasikan. Ini bagian dari upaya kita menjadikan Lapangan Minggiran lebih tertata, aman, hijau, dan menjadi kebanggaan warga Yogyakarta,” terangnya.

Hasto juga mengingatkan peran sekolah dan warga sekitar untuk turut menjaga kebersihan lingkungan. Ia bahkan meminta agar pelanggaran terhadap kebersihan segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti.

“Masa alun-alun ini kok dianggap tempat buang sampah? Ini kan untuk olahraga. Saya minta warga, termasuk para pelajar dan sekolah di sekitar sini, untuk ikut menjaga kebersihan. Kalau ada yang bakar atau buang sampah sembarangan, laporkan ke saya,” tegasnya.

Pihaknya juga menyoroti keberadaan pergola yang selama ini digunakan sebagian pedagang untuk berjualan, padahal semestinya difungsikan sebagai elemen penghijauan.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *