“Pergola itu bukan untuk lapak, tapi untuk tanaman rambat supaya kawasan ini indah. Jadi nanti yang ada pergolanya jangan dijadikan tempat jualan. Kita tata ulang supaya rapi dan tetap mendukung kegiatan ekonomi warga,” jelasnya.
Salah satu penjual angkringan di sekitar Lapangan Minggiran, Susanti, menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Ia menilai penataan lapangan akan membawa dampak positif, asalkan para pedagang juga diberi kepastian tempat dan diikutsertakan dalam prosesnya.
“Senang sekali kalau lapangan ini dibersihkan dan ditata. Jadi kelihatan rapi, enak buat olahraga dan buat warga kumpul. Tapi kami para penjual juga berharap ada kepastian tempat dan ditata dengan baik supaya bisa tetap berjualan dengan tertib,” ujarnya.
Susanti menambahkan, para pedagang siap mendukung kebijakan pemerintah dengan menjaga kebersihan dan kerapian lapak. “Kami juga ikut menjaga kebersihan, enggak buang sampah sembarangan, dan siap kalau diajak gotong royong. Asal lapak-lapak kami ditata, diberi tempat yang jelas,” imbuhnya. (*)
