“Kegiatan ini upaya mendorong kolaborasi kreatif antara berbagai disiplin seni, memperkuat rasa kebersamaan, serta menginspirasi inovasi dalam berkomunikasi,” katanya.
Kata Wiwin, Festival Kreatif Bukit Cinta ditujukan bagi pelaku ekonomi kreatif, komunitas lokal, UMKM, pengrajin, seniman, dan generasi muda kreatif di Kabupaten Semarang. “Acara ini menjadi ruang perayaan karya dan kolaborasi lintas komunitas untuk memperkuat jejaring, serta meningkatkan omzet pelaku usaha lokal,” imbuhnya.
Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan Kabupaten Semarang memiliki desa wisata terbanyak di Jawa Tengah, yakni 85 desa wisata. “Bukan soal terbanyaknya, tapi bagaimana inovasi dari masing-masing desa wisata harus terus berkembang mengikuti era saat ini,” katanya.
Bupati menyambut baik adanya kolaborasi antara dinas pariwisata, komite ekonomi kreatif, desa wisata, pelaku seni budaya. Termasuk keterlibatan UMKM.
“Ini kolaborasi yang bagus. Kolaborasi sebagai upaya mempersatukan semua pihak, perlu kita dukung dan kembangkan bersama,” ujarnya. (rbd)
