Kota Semarang Mantapkan Posisi Kota Wisata Lewat Event dan Penataan

Ia menegaskan, langkah pertama yang menjadi fokus ialah penguatan event unggulan yang selama ini menjadi magnet utama kedatangan wisatawan ke Kota Semarang. Berbagai kegiatan berskala kota hingga nasional seperti Festival Kota Lama, Festival Wayang Orang, Dugderan, dan Semarang Night Carnival terus diperkuat sebagai agenda rutin tahunan.

Pemkot Semarang menilai, konsistensi penyelenggaraan event-event tersebut terbukti memberi kontribusi signifikan dalam meningkatkan antusiasme wisatawan, terutama dalam momen-momen puncak kunjungan.

Menurut Agustina, penyelenggaraan event bukan hanya bagian dari kalender hiburan, tetapi juga instrumen penting dalam memperkuat identitas pariwisata daerah. Ia menekankan, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif diperlukan agar destinasi wisata di Kota Semarang mampu bersaing secara regional maupun nasional.

Langkah kedua yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang adalah penataan dan perawatan kawasan wisata utama. Kawasan seperti Kota Lama, Simpang Lima, ruang publik, hingga wilayah revitalisasi Semarang Lama menjadi prioritas yang dibenahi secara berkelanjutan. Penataan diarahkan pada peningkatan kenyamanan, kebersihan, keamanan, serta kualitas pengalaman pengunjung yang datang ke Kota Semarang.

“Destinasi wisata harus memberi kesan yang baik kepada wisatawan. Karena itu, penataan taman kota, pedestrian, hingga tata cahaya terus ditingkatkan. Dengan begitu, Kota Semarang semakin kompetitif sebagai kota tujuan wisata,” katanya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *