Produk Pertanian Dilirik Luar Negeri, Pemprov Jateng Perkuat Pendampingan

SEMARANG, Cakram.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong peningkatan kualitas produk pertanian, agar mampu menembus pasar luar negeri. Terbukti, total ekspor produk pertanian (tumbuhan, ikan, dan hewan) serta UMKM dari Jateng pada kuartal III/2025, mencapai Rp18,2 triliun.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng, Defransisco Dasilva menyampaikan, produksi pertanian di Jawa Tengah sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, peluang ekspor produk pertanian ke luar daerah maupun luar negeri semakin besar. Namun, potensi tersebut masih menghadapi tantangan terkait kuantitas, kualitas, dan kontinuitas produk.

“Maka itu harus dilakukan secara gabungan kelompok tani atau gapoktan, supaya skala usahanya besar. Sehingga, bisa memenuhi kapasitas yang diminta luar negeri,” tuturnya, dilansir dari jatengprov.go.id, Senin 1 Desember 2025.

Adapun, pendampingan yang dilakukan pemerintah, di antaranya fasilitasi pascapanen berupa rumah kemas, cold storage, unit pengering dan bimtek good handling practices atau GHP. Selain itu, adapula pendampingan pengolahan berupa mesin roasting, grinder kopi, dan bimtek standar mutu hingga label halal.

Frans, sapaannya, berharap dinas terkait, mulai dari Distanbun, Disperindag, Balai Karantina, hingga Bank Indonesia, dapat bersinergi mendampingi gapoktan yang berpotensi menjadi eksportir. Pendampingan tersebut diharapkan lebih terarah, guna meningkatkan perdagangan luar negeri.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *