Pemprov Jateng Perkuat Kolaborasi untuk Capai Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat

“Kita gandeng semua untuk kerja-kerja kolaboratif, baik itu tokoh maupun organisasi kemasyarakatan, termasuk di dalamnya organisasi Muhammadiyah,” ucap Luthfi, dilansir dari jatengprov.go.id, Jumat 30 Januari 2026.

Karenanya, gubernur meminta Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah, untuk ikut terlibat dalam pembangunan di Jawa Tengah dan di wilayah masing-masing. Menurutnya, lembaga dakwah komunitas tidak hanya memiliki visi misi dakwah keagamaan, tetapi juga misi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, dia telah menyampaikan laporan tentang apa saja yang sudah dilakukan dan dicapai oleh Jawa Tengah kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam setiap laporan, Jawa Tengah mendapatkan pujian dari Presiden terutama untuk program-program unggulan.

Dia memaparkan, swasembada pangan merupakan salah satu program Presiden untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Pada 2025, produktivitas beras nasional surplus sebesar 4 juta ton, bahkan sudah tidak lagi impor beras.

“Jadi kalau dikerjakan betul itu bisa, Indonesia 2025 nggak impor (beras). Tahun 2026 insyaallah nggak impor lagi. Begitu juga dengan jagung. Nilai tukar petani kita juga naik,” katanya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *