“Karena itu, kami sedang melihat berbagai peluang potensial untuk perdagangan dan investasi antara kedua negara kita, dan tentu saja Jawa Tengah sangat penting dalam hal itu. Kami berharap dapat melakukan lebih banyak kerja sama di sini,” paparnya.
Menurut Dutton, Kanada memiliki teknologi unggulan di bidang pertanian dan layanan kesehatan, yang dapat mendukung pengembangan sektor tersebut di Jawa Tengah. Saat ini Kanada juga telah menjalankan sejumlah program di Jawa Tengah untuk membantu petani kecil, agar pertanian mereka lebih berkelanjutan, serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan.
“Pada tingkat komersial, kami memiliki sejumlah teknologi yang relevan untuk pertanian berskala lebih besar di sini. Selain itu, Kanada juga merupakan pemasok penting potash bagi Indonesia, yang digunakan petani sebagai bagian dari pupuk mereka,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyambut baik ketertarikan Kanada untuk memperluas kerja sama investasi di wilayahnya. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar di berbagai sektor, termasuk ekonomi terbarukan.
“Yang Mulia Duta Besar Kanada dengan stafnya sudah datang ke sini. Beliau tertarik dengan Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kerja sama investasi. Karena di Jawa Tengah, pertama, ekonomi terbarukan sudah ada. Kemudian yang kedua, daerah kita sangat konsen terkait investasi,” kata Luthfi.
