Guna menyiasati terbatasnya anggaran, Rudibdo menekankan pentingnya efisiensi melalui penggabungan sub-kegiatan yang serumpun. “Kami akan melakukan mapping untuk mengurangi belanja ikutan seperti biaya rapat, makan minum, hingga perjalanan dinas,” tambahnya.
Optimalisasi Investasi dan Wisata
Terpisah, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan kunci peningkatan pendapatan daerah terletak pada penggalian potensi sektor unggulan.
“Kami terus mendorong optimalisasi sektor investasi atau penanaman modal, serta bidang pariwisata dan rumah makan. Potensi yang ada harus dimaksimalkan untuk memperkuat kemandirian fiskal,” tegas Ngesti.
Bupati berharap dengan proyeksi pendapatan yang terus meningkat, Pemkab Semarang mampu mendukung pembiayaan pembangunan berkelanjutan secara mandiri. (rbd)
