SEMARANG, Cakram.net — PT Trans Marga Jateng (TMJ) mencatat lonjakan volume lalu lintas yang signifikan di Gerbang Tol (GT) Banyumanik selama periode puncak arus mudik Idulfitri 1447 H. Tercatat, sebanyak 303.145 kendaraan melintas menuju arah Solo pada periode 11–18 Maret 2026.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 70,7 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya hanya berkisar 177.610 kendaraan. Sementara itu, arus kendaraan menuju arah Jakarta juga mengalami kenaikan 10,2 persen, yakni sebanyak 140.177 kendaraan dibandingkan hari biasa.
Direktur Utama PT TMJ, Prajudi, menyatakan lonjakan volume kendaraan ini telah diantisipasi melalui penerapan rekayasa lalu lintas one way lokal guna menjaga kelancaran arus di jalan tol.
“Kami mendukung penuh penerapan one way lokal pada Ruas Tol Semarang–Solo yang dimulai dari GT Banyumanik hingga KM 459+300 arah Solo. Kebijakan ini mulai diberlakukan Rabu, 18 Maret 2026 pukul 16.53 WIB,” ujar Prajudi dalam keterangannya, Kamis 19 Maret 2026.
Prajudi menjelaskan, langkah tersebut diambil berdasarkan diskresi kepolisian serta hasil koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan para pemudik tidak terjebak kemacetan panjang di titik-titik krusial.
