Penataan Alun-alun Temanggung, Jadi Ruang Terbuka Hijau yang Nyaman dan Ramah Warga

TEMANGGUNG, Cakram.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Temanggung, Tri Winarno menyampaikan, penataan kawasan alun-alun difokuskan untuk mengembalikan fungsinya sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Ia menegaskan, alun-alun diharapkan menjadi pusat aktivitas publik, terutama untuk kegiatan olahraga, rekreasi, serta berbagai aktivitas umum lainnya.  Dengan penataan ini, pemerintah daerah ingin menciptakan ruang yang lebih nyaman, tertata, dan ramah bagi warga, sehingga dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial, serta mendukung gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Sebagai solusi, PKL harian kita sediakan tempat berjualan di sepanjang Jalan Brigjen Katamso, atau dari toko pakaian Batik Mbako itu sampai ujung taman pengayoman. Dari hasil pemetaan, di lokasi ini bisa menampung 80 hingga 130 pedagang,” katanya, dilansir dari temanggungkab.go.id, Senin 6 April 2026.

Selain itu, lanjutnya, pedagang juga didorong bergabung dalam paguyuban Car Free Day (CFD) agar aktivitas lebih tertata.

Untuk memastikan kebijakan berjalan konsisten, Pemkab Temanggung menerapkan pengawasan penuh selama 24 jam oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan. “Pengamanan dilakukan penuh agar tidak ada lagi pelanggaran,” tegasnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *