Bupati menambahkan, tradisi ini menjadi bukti nyata mentalitas gotong royong yang kuat di tengah masyarakat Gunungkidul.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyitir pesan dari Bapak Bangsa, Bung Karno, mengenai ketahanan sebuah bangsa. Ia mengingatkan pencapaian terbesar adalah kemampuan untuk tetap bertahan dan teguh berdiri menghadapi segala cobaan.
“Dengan semangat manunggalnya tekad seperti yang ditunjukkan warga Catur Manunggal, diharapkan masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar Bupati.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh warga. Harapan yang dipanjatkan meliputi keberkahan usia, kekuatan lahir batin, serta kelancaran rezeki bagi masyarakat di wilayah Catur Manunggal dan Kalurahan Ngeposari pada umumnya.
Pemerintah daerah berharap agar kerukunan ini terus dijaga, menjauhkan masyarakat dari perselisihan, serta mewujudkan suasana kehidupan yang tata titi tentrem gemah ripah loh jinawi. Upacara adat ini pun ditutup dengan semangat gotong royong yang tercermin dalam semboyan holobis kuntul baris. (*)
