​Hingga Mei 2026, Realisasi PAD Kabupaten Batang Tembus 39,21 Persen

Sementara itu, pada komponen pembiayaan daerah, anggaran penerimaan pembiayaan tercatat sebesar Rp14,29 miliar dengan realisasi penyerapan mencapai lebih dari Rp114 juta. Sri menyebut posisi pembiayaan daerah saat ini masih berada pada kondisi seimbang atau balance.

“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Batang juga akan melanjutkan agenda pengendalian melalui pelaksanaan DES RKBMD atau Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah sebagai bagian dari optimalisasi pengelolaan asset,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri juga menginformasikan sejumlah pegawai yang hadir mengenakan seragam putih karena tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) guna memperkuat kapasitas aparatur di bidang pengadaan pemerintah. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *