Kapolsek Tengaran Polres Semarang, Iptu Budi Prihanto, mengonfirmasi bahwa korban dievakuasi dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat terjebak di kedalaman sumur yang dipenuhi asap.
“Korban meninggal dunia di dalam sumur sedalam kurang lebih 15 meter. Proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dari Damkar dan kepolisian karena kondisi medan yang berisiko,” ujar Iptu Budi saat dikonfirmasi, Senin, 8 Juni 2026.
Atas kejadian ini, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk selalu ekstra hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di ruang tertutup yang minim oksigen seperti sumur dalam. “Kami meminta masyarakat menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai dan sebisa mungkin menghindari menyalakan mesin berbahan bakar di dalam ruang sempit karena sangat membahayakan nyawa,” pungkasnya. (rbd)
