PURBALINGGA, Cakram.net – Festival Gunung Slamet (FGS) #9 Tahun 2026 resmi dibuka di kompleks objek wisata D’Las Serang, Kecamatan Karangreja, Jumat 3 Juli 2026. Event yang berhasil masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) selama tiga tahun berturut-turut ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata Purbalingga pascabencana alam yang melanda lereng Gunung Slamet pada Februari lalu.
Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menegaskan bahwa penyelenggaraan festival ini adalah bukti nyata ketangguhan masyarakat lokal. Pihaknya optimistis sektor pariwisata alam dan budaya di Purbalingga siap kembali bersinar di kancah nasional.
“Semoga FGS #9 menjadi daya tarik sekaligus daya ungkit bagi masyarakat yang terdampak bencana. Hari ini masyarakat membuktikan mampu bangkit, bergotong royong, dan kembali menyambut wisatawan dengan semangat yang luar biasa,” ujar Dimas saat membuka acara.
Dimas menambahkan, keberhasilan FGS mempertahankan status sebagai bagian dari KEN sejak 2024 merupakan bentuk pengakuan atas kekayaan wisata Purbalingga. Sinergi antara keindahan alam, tradisi Ruwat Bumi Tuk Sikopyah, dan kreativitas warga Desa Serang menjadi modal kuat untuk memperkokoh posisi daerah sebagai destinasi unggulan berbasis budaya.
Tahun ini, FGS #9 mengusung tema “Culture and Nature”. Tema ini merepresentasikan keharmonisan antara warisan leluhur dan kelestarian alam di lereng Gunung Slamet.
