Penyelesaian Proyek PSEL Semarang Raya Diakselerasi, Targetkan Operasional Penuh pada 2028

SEMARANG, Cakram.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) mempercepat persiapan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) wilayah aglomerasi Semarang Raya. Fasilitas yang berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang ini dijadwalkan memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa infrastruktur pengolahan sampah ini dirancang untuk menyerap 1.000 ton sampah baru per hari dari Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Pembangunan fisik ditargetkan rampung agar fasilitas dapat beroperasi penuh pada 2028.

“Insyaallah dalam waktu dekat, sekitar empat bulan ke depan sudah dilakukan groundbreaking,” ujar Ahmad Luthfi usai rapat koordinasi bersama Denera dan jajaran investor di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026).

Selain proyek PSEL, TPA Jatibarang juga akan dilengkapi fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak (waste-to-fuel). Proyek skema kolaborasi antara Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, dan TNI AD ini mengadopsi model pengelolaan sampah bereputasi baik yang telah diterapkan di Surabaya.

Strategi pengelolaan berbasis aglomerasi ini turut direplikasi di wilayah lain. Aglomerasi Pekalongan Raya dan Tegal Raya telah menyelesaikan penandatanganan kerja sama sejak April 2026, sementara kawasan Muria Raya kini berada dalam tahap pembahasan teknis bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Langkah ini menjadi bagian dari peta jalan Zero Sampah 2029 di Jawa Tengah melalui optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Refuse Derived Fuel (RDF) dan pengembangan ribuan Desa Mandiri Sampah di tingkat hulu.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *