UNGARAN, Cakram.net – Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan lima objek wisata yang dikelola Pemkab Semarang ditutup mulai 9 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021. Penutupan objek wisata tersebut dilakukan untuk mencegah kerumunan pengunjung dan menekan penyebaran Covid-19.
Terkait penutupan obyek wisata yang dikelola swasta, Dewi menjelaskan telah ada koordinasi untuk menghentikan operasionalnya.
“Sesuai keputusan Bupati Semarang, hanya restoran dan rumah makan termasuk yang di dalam lingkungan objek wisata yang diperbolehkan buka. Sedangkan objek wisata harus tutup,” terangnya usai melapor ke Bupati Semarang, kemarin.
Kata Dewi, komunikasi dengan para pengelola obyek wisata dilakukan secara intensif, termasuk memanfaatkan aplikasi perpesanan whatsapp group. Sehingga surat edaran Bupati Semarang yang memerintahkan secara resmi penutupan objek wisata dapat disampaikan dengan cepat.
Sementara itu, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparta Kabupaten Semarang Ardiansyah Nurjulana menambahkan objek wisata yang dikelola Pemkab Semarang yang ditutup meliputi Candi Gedongsongo Bandungan, Musem Palagan Ambarawa dan Bukit Cinta Banyubiru. Untuk dua objek wisata air, yakni Muncul Water Park dan Pemandian Muncul di Banyubiru sudah ditutup sejak awal pandemi Covid-19.
“Penutupan dilakukan 9-17 Mei mendatang,” ungkapnya.
Berdasarkan data Disparta Kabupaten Semarang terdapat 50 objek wisata yang dikelola swasta. Objek wisata tersebut tersebar di seluruh Kabupaten Semarang, di antaranya Saloka Theme Park Tuntang, Wisata Alam Perantunan Bandungan, Curug Lawe Benowo Kalisidi Ungaran Barat, Doesoen Kopi Sirap Jambu, Dusun Semilir Bawen dan Taman Wisata Kopeng Getasan. (dhi)
