YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta mengajak warga untuk menuntaskan vaksinasi Covid-19 berbasis wilayah melalui RT dan RW karena masih ada warga Kota Yogyakarta yang belum vaksin. Warga yang belum vaksin tersebut dikarenakan berbagai hal, ada yang baru saja terkena Covid-19, ada juga yang ber-KTP Kota Yogyakarta namun tidak tinggal di Kota Yogyakarta akibat sekolah maupun bekerja, ada yang saat akan divaksin kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk vaksin misal tekanan darah, namun ada juga yang kurang informasi tentang vaksin sehingga belum ikut vaksin.
Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi pada kegiatan vaksinasi Covid-19 massal Kelurahan Kricak di SDN Tegalrejo III, Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta pada Sabtu 25 September 2021. Vaksinasi massal yang dikoordinir oleh Gada Bima dengan dibantu oleh para relawan dan tokoh masyarakat dengan target 1.000 peserta dari warga kricak dan Kemantren Tegal Rejo.
Heroe menuturkan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan bahwa 90 persen dari orang yang meninggal akibat Covid-19 adalah mereka yang belum divaksin. Oleh karena itu, vaksin menjadi salah satu tolok ukur dalam ketahanan masyarakat terhadap serangan Covid-19.
“Ketika seseorang belum divaksin maka di dalam tubuhnya belum memiliki kemampuan untuk menangkis serangan Covid-19 berbeda dengan yang sudah divaksin di dalam tubuhnya telah memilki kekebalan dan daya tangkal terhadap Covid-19,” kata Heroe, dilansir dari laman Pemkot Yogyakarta, Minggu 26 September 2021.
