UNGARAN, Cakram.net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang terus berupaya mengendalikan penyebaran Covid-19. Selain percepatan vaksinasi Covid-19, Dinkes juga terus memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat yang mulai kendor.
Plt Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Dwi Syaiful Nur Hidayat mengatakan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang terus bertambah dan saat ini telah menembus 1.000 pasien. Sehingga berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 12 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Covid-19 di Wilayah Jawa Bali, saat ini Kabupaten Semarang kembali masuk PPKM Level 3.
“Upaya pengendalian penularan Covid-19 terus kita lakukan bersama seluruh stakeholder terkait. Selain percepatan vaksinasi, edukasi dan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan yang mulai kendor terus kita perkuat agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah,” katanya, Rabu 23 Februari 2022.
Syaiful menyampaikan, Dinkes Kabupaten Semarang juga terus berupaya menekan angka kesakitan pasien Covid-19 masuk rumah sakit supaya rumah sakit (RS) tidak penuh. Saat ini BOR untuk pasien Covid-19 di rumah sakit mencapai 60 persen.
