YOGYAKARTA, Cakram.net – Saat ini kasus penyakit Hand, Foot, and Mouth Disease(HFMD) / penyakit tangan, kaki, dan mulut atau sering disebut Flu Singapura sedang banyak ditemukan di wilayah Kota Yogyakarta. Sampai dengan 15 Maret 2024 kasus suspek HFMD ini mencapai 68 orang.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Endang Sri Rahayu mengatakan, penyakit HFMD sering ditemui pada anak-anak, terutama pada usia dibawah 10 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini dapat terjadi pada anak remaja dan dewasa
“Penyakit ini cepat menular jika tidak dilakukan pencegahan secara cepat dan tepat. Penyebarannya sangat cepat,” jelasnya, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Senin 22 April 2024.
Endang mengungkapkan, penyebaran virus HFMD dapat melalui kontak kulit, udara pernapasan, cairan dari blister (benjolan kecil) atau tinja penderita, serta makan dan minum bersama.
Tak hanya itu, penularan dapat terjadi melalui cairan atau droplet dari hidung maupun tenggorokan yang keluar saat bersin, mengeluarkan air liur atau ludah yang terlempar ke udara saat batuk.
