UNGARAN, Cakram.net—Regenerasi petani masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian di daerahnya.
Sejauh ini belum banyak generasi muda yang mau terjun bekerja di sektor pertanian dan umumnya masih tertarik pada sejumlah sektor pekerjaan yang langsung mendapatkan penghasilan.
Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha mengungkapkan, tenaga untuk sektor pertanian di Kabupaten Semarang –sampai dengan saat ini—masih sangat sulit didapatkan. Anak- anak milenial atau anak muda sekarang hanya ada sekitar 11 persen yang mau bertani.
“Lainnya mencari pekerjaan yang langsung mendapatkan uang,” ungkapnya, usai melakukan panen padi di lahan pertanian Gapoktan Mandiri, di lingkungan Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Rabu 3 Juli 2024.
Padahal, jelas bupati, potensi sektor pertanian di Kabupaten Semarang sangat besar dan membutuhkan regenerasi tenaga kerja sektor pertanian guna menopang keberlanjutan produktivitas dan ketahanan pangan.
Untuk itu, Pemkab Semarang terus mendorong bebagai kiat dalam rangka mendukung keberlanjutan produktivitas pertanian di daerahnya dan ini harus segera dimulai dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian.
