TEMANGGUNG, Cakram.net – Bulan Ramadan tampaknya membawa berkah bagi perajin hiasan dinding kaligrafi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Menjelang Idulfitri, permintaan kaligrafi timbul meningkat signifikan hingga 40 persen seiring masyarakat yang mulai mempercantik rumah dan tempat ibadah.
Salah satu perajin kaligrafi timbul adalah Eko Budi (45) warga di Jalan Pahlawan, Kecamatan Parakan, Temanggung mengaku lonjakan permintaan terjadi setiap Ramadan, terutama mendekati Lebaran.
“Kalau bulan Ramadan menjelang Idulfitri pasti ada peningkatan. Alhamdulillah, tahun ini ada kenaikan sekitar 40 persen dibanding hari biasa. Mudah-mudahan sampai akhir Ramadan lebih bagus dari tahun lalu,” katanya, dilansir dari temanggungkab.go.id, Kamis 5 Maret 2026.
Menurut Eko, kaligrafi timbul yang paling banyak diminati pembeli adalah lafaz Ayat Kursi, Surah Yasin, dan Asmaulhusna. Namun, Ayat Kursi menjadi produk terlaris, karena dianggap sudah familiar di kalangan masyarakat.
Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp85.000 untuk ukuran 60×40 sentimeter hingga Rp1.900.000 untuk ukuran terbesar 1,5×1 meter. Meski demikian, ukuran dengan harga Rp150.000 hingga Rp200.000 menjadi yang paling banyak diburu konsumen.
