UNGARAN, Cakram.net – Kepergian satu keluarga asal Ambarawa dalam tragedi di Objek Wisata Alam Posong, Temanggung, meninggalkan duka mendalam bagi kerabat dan sahabat. Rumah duka di Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, mulai dipadati petakziah meski jenazah para korban belum tiba, Kamis 28 Mei 2026.
M. Ali Munawar (52) beserta istri dan kedua anaknya dikenal sebagai sosok yang hangat dan memiliki kepedulian sosial tinggi di mata warga sekitar.
Salah satu kerabat, M. Faeruddin (50), mengenang kebaikan Ali Munawar yang masih sempat menunaikan ibadah kurban sebelum berangkat berwisata. “Sebelum pergi, almarhum sempat menyerahkan satu ekor kambing kurban untuk musala di lingkungan Bendosari,” ungkap Faeruddin di rumah duka.
Meski menetap di Kelurahan Panjang, Ambarawa, Ali rutin mengunjungi Dusun Bendosari setiap pekan untuk merawat kebun anggur dan alpukat miliknya. Di sela kesibukannya membantu istri berdagang, ia dikenal ramah dan aktif menyapa warga desa.
Kehilangan Calon Wisudawan UGM dan Atlet Muda
Duka kian terasa saat kerabat mengenang sosok kedua putra Ali, Bagas Amar Hakiki (21) dan Alfino Evan Hakiki (16). Bagas, yang merupakan mahasiswa Sastra Prancis Universitas Gadjah Mada (UGM), sedianya akan diwisuda pada Agustus mendatang.
