Ajarkan Demokrasi Bertanggung Jawab, Polres Salatiga Road Show ke SMK

SALATIGA, Cakram.net –  Polres Salatiga mengadakan road show ke enam sekolah menengah kejuruan dan Fiskom UKSW untuk melakukan sosialisasi UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyatakan Pendapat di Muka Umum. Tujuannya, mengajarkan pelajar dan mahasiswa tentang cara berdemokrasi yang bertanggung jawab sesuai peraturan perundangan.

 

Staf Perizinan dan Pemberitahuan Kegiatan Masyarakat Satintelkam Polres Salatiga, Bripka Cendikia Paramadani, mengatakan sekolah yang mendapat materi sosialisasi adalah pelajar SMK Muhamadiyah, SMK Saraswati, SMK Pelita, SMK Diponegoro, dan mahasiswa Fiskom UKSW. “Sebagai aparat keamanan, kita harus mengayomi dan memberi ruang kebebasan mengemukakan pendapat. Tapi ada aturan yang harus ditaati agar tetap sesuai koridor,” jelasnya, Sabtu (19/10/2019).

 

Cendekia mengungkapkan, pelajar menjadi sasaran empuk persebaran hoax karena masih cenderung labil. Contohnya dalam demo menolak RUU KUHP kemarin, banyak pelajar yang ikut aksi tapi tidak mengetahui isu yang disampaikan. “Mereka hanya ikut-ikutan karena mendapat informasi dari media sosial. Karena tidak mendapat informasi yang utuh tentang demonstrasi, dikhawatirkan pelajar menjadi alat dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” paparnya.

 

Dia meminta kepada para pelajar agar menyaring setiap informasi yang diperoleh dari media sosial karena kebenarannya belum dapat dipastikan. Menurut Cendikia, rasa solidaritas pelajar rawan dimanfaatkan. “Lebih baik solidaritas itu dimanfaatkan untuk hal positif. Siswa SMK ini kan sistem pembelajaran dan metode pendidikannya beda, jadi diarahkan saja ke kreativitas remaja,” tegasnya.

 

“Sebagai generasi milineal yang akan menjadi penerus pemimpin bangsa, pelajar harus menjauhi tawuran, hindari narkoba, dan jangan percaya hoax yang bisa memecah belah bangsa,” pesan Cendekia.

 

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Surahman berharap kegiatan penyuluhan pelajar ini bisa dilakukan rutin, minimal tiga bulan sekali. “Kita sebagai pendidik merasa terbantu karena siswa mendapat tambahan wawasan, dan juga dalam hal pengendalian perilaku siswa. Semoga ini juga menjadikan siswa semakin mapan untuk bekal bermasyarakat,” terangnya. (dede/dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *