UNGARAN, Cakram.net – Pemkab Semarang akan membantu warga Kabupaten Semarang yang kembali dari Papua pasca kerusukan di Wamena bulan September lalu. Bahkan Bupati Semarang dr Mundjirin menyatakan pemkab siap menampung warga korban kerusuhan Wamena yang ingin mutasi atau pindah pekerjaan ke Kabupaten Semarang.
“Warga terdampak kerusuhan Wamena yang kembali ke sini akan kita bantu. Termasuk kalau ingin pindah berkaitan pekerjaannya,” kata bupati usai menyerahkan bantuan resiko sosial kepada satu keluarga korban kerusuhan Wamena di salah satu kecamatan perbatasan di Kabupaten Semarang, Kamis (24/10/2019).
Kepala Dinas Sosial drg M Gunadi melalui Kepala Bidang Pelayanan Penyandang Masalah Kesejaheraan Sosial (PPMKS) Rini Widiastuti mengungkapkan, bantuan resiko sosial yang berasal dari APBD Kabupaten Semarang dan APBN. Bantuan itu berupa uang tunai Rp 1 juta, kebutuhan pokok sehari-hari, terpal dan lainnya. “Bantuan diberikan kepada warga, karena dianggap menanggung resiko sosial terkait peristiwa yang dialaminya,” jelasnya.
Terkait dampak kerusuhan di Wamena Papua, Rini mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemprov Jateng untuk mendata warga yang kembali ke Jawa Tengah terutama Kabupaten Semarang. “Kita juga menggerakkan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) untuk aktif mendata, jika ada warga yang pulang secara mandiri. Tapi sampai saat ini belum menemukan,” katanya.
Adapun warga korban kerusuhan Wamena menyatakan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemkab Semarang. Dirinya merasa senang karena merasa diperhatikan. Ia mewanti-wanti agar data diri dan keluarganya tidak disebutkan demi menjaga keselamatan dirinya dan keluarganya jika kelak kembali ke Papua. Dia bercerita, ada temannya yang mendapat perlakuan kekerasan setelah hasil wawancara dengan dirinya tersebar di media massa.
Mendengar cerita itu, Bupati Semarang Mundjirin meminta korban untuk sabar dan ikhlas menerima keadaan. Bupati menyarankan korban untuk menenangkan pikiran terlebih dahulu sebelum mengambil langkah selanjutnya. “Pikirkan dengan matang untuk mengambil keputusan selanjutnya. Kami siap membantu jika memang ingin tetap tinggal di sini,” tandasnya. (dhi)
