LVRI Secang Lakukan Pemancangan Bambu Runcing

MAGELANG,Cakram.net – Koramil 05 Secang bersama Markas Cabang (Macab) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) setempat melakukan pemancangan bambu runcing di makam Yulius Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Pemancangan bambu runcing yang ditandai bendera merah putih kecil itu dilakukan oleh Kapten Arm Suryo Wibowo selaku Danramil Secang bersama Ketua Markas Ranting Legiun Veteran Republik Indonesia (Maran LVRI) dan dihadiri oleh Muspika Secang dan keluarga Almarhum serta masyarakat sekitar, Selasa (10/3/2020)

Dalam Sambutanya Danramil menyampaikan bahwa upacara ini sebagai wujud penghormatan atas jasa dan pengorbanan almarhum kepada bangsa dan negara tercinta ini.

“Pemancangan Bambu runcing dipusara Pak Yulius sebagai wujud penghargaan dan terima kasih atas dedikasi almarhum yang semasa hidupnya selalu memegang teguh setiap prinsip- prinsip perjuangan dalam mewujudkan cita cita bangsa” tuturnya dalam rilis yang diterima.

Danramil juga mengungkapkan kebanggaannya bisa memancangkan bambu runcing berbendera merah putih dimakam para pendahulu pembela bangsa.

“Ini suatu kehormatan, tidak semua pejabat Danramil mempunyai kesempatan memancang bambu runcing” tutup Danramil.

Daldiri selaku Ketua Maran LVRI menuturkan bahwa sebagai bentuk penghargaan bagi para pejuang atas jasa-jasanya ikut berjuang membawa Indonesia lepas dari belenggu penjajahan.

“Pemancangan bambu runcing ini memang sudah sepantasnya dilakukan oleh pemerintah, Saya yakin tidak hanya almarhum yang memperjuangkan kemerdekaan, tapi hal ini sebagai bukti penghargaan pemerintah,” katanya.

Sebagai generasi penerus, kata dia diharapkan dengan adanya pemancangan bambu runcing bisa menambahkan rasa semangat nasionalisme dan patriotisme.

“Ini sangat penting karena saat ini rasa nasionlasime dan patriotisme dikalangan pemuda mulai tergeser oleh kemajuan jaman” pungkas Daldiri.

Sementara itu pihak keluarga pejuang yang makamnya dipasangi bambu runcing mengaku bangga atas penghargaan yang diterima orangtuanya dari pemerintah atas jasa-jasanya terdahulu. (Zam)

 

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *