BERGAS (Cakram.net) – Untuk memberikan edukasi ke pengunjung, objek wisata Cimory on The Valley di Jalan Soekarno-Hatta KM 30 Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menambah satu wahana edukasi bernama Taman Minimania. Di taman ini terdapat puluhan miniatur landmark terkenal di dunia berikut catatan sejarahnya.
Adapun landmark yang tertata rapi di taman antara lain Sydney Opera House, Monas, Petronas Twin Towers, Big Ben, Stonehenge, Menara Eiffel, Menara Miring Pisa, Kastil Neuschwanstein, Sphinx, Pyramid, Statue of Liberty National, Patung Moai, Arc de Triomphe dan masih banyak landmark lainnya. Total ada 35 miniatur landmark di Taman Minimania. Untuk memberikan informasi kepada pengunjung, di setiap miniatur landmark terdapat papan informasi terkait sejarah dan fakta-fakta landmark.

Para pengunjung yang datang akan disambut pemandu wisata taman yang disebut ‘Minius’, karena mereka memiliki postur tubuh kurang dari 120 cm. Disebut Mereka akan memandu dan memberikan informasi tentang miniatur landmark yang ada di taman. Selain mendapatkan informasi terkait landmark, pengunjung juga bisa berswafoto dengan landmark yang ada. Untuk masuk ke Taman Minimania, pengunjung dikenai harga tiket masuk sebesar Rp 25 ribu
‘’Taman Minimania ini dibangun dengan dua misi mulia, yakni misi edukasi dan misi sosial. Diharapkan taman ini menjadi sarana edukasi pengetahuan umum dunia, karena pengunjung bisa memelajari dan melihat langsung wujud bangunan landmark terkenal di dunia berikut catatan sejarahnya,’’ ujar Business Unit Manager Cimrory on The Valley, Andika Putra Raharja, Selasa (8/10).
Untuk misi sosial, jelas Andhika, memberikan lapangan pekerjaan yang layak bagi para Minius yang memiliki keterbatasan fisik (cebol). Selain itu, menumbuhkan pemahaman kepada masyarkat bahwa setiap insan memiliki kelebihan berbeda dan berhak memperoleh kesempatan bekarya yang sama. ‘’ Mereka (para Minius, red) punya semboyan, mini size with a big heart. Artinya meskipun berpostur tubuh mini, namun mereka memiliki jiwa dan semangat yang besar berbagi kebahagian dengan pengunjung,’’ ungkapnya.
Kata Andhika, keberadaan taman Minimania diharapkan mampu menjadi menjadi jujugan wisata edukasi baru. Karena di dalam taman terdapat sejumlah miniatur landmark terkenal di dunia. ‘’Sebagai wahana edukasi, Taman Minimania benar-benar memperhatikan standar kualitas setiap miniatur agar benar-benar terlihat serupa dengan aslinya. Skala miniatur juga diperhitungkan sesuai bentuk bangunan aslinya,’’ jelasnya. dhi
