SOLO, Cakram.net – Polresta Surakarta menyerahkan dua sepeda motor sitaan kepada pemiliknya yang menjadi korban pencurian sepeda motor. Polisi menyita tujuh sepeda motor setelah berhasil menangkap sembilan pelaku kejahatan.
“Sembilan tersangka ditangkap dalam operasi Sikat Candi 2019 yang digelar tanggal 7-26 Oktober lalu. Selama pelaksanaan operasi yang berlangsung 20 hari berhasil mengungkap perkara pencurian sepeda motor dan tindak pencurian dengan kekerasan yang dijadikan target operasi,” kata Kapolresta Surakarta AKBP Andi Rivai didampingi Kasat Reskrim AKP Arwansa dan Wakasat Reskrim AKP Widodo di Polresta Surakarta, Jumat (29/112019).
Para tersangka, yakni Andi Finda Putra, Hendra, Yoga Dwi Saputro, Heru Prabowo, Panji Guruh, Eko Sarjono dan Parman. Mereka adalah warga Solo, Boyolali dan Karanganyar, sedangkan dua tersangka lain yang usianya di bawah umur berinisial DSW (17) warga Karanganyar dan VSP (16) asal Jebres Solo. Polisi menyita 7 motor hasil kejahatan.
“Dari seluruh barang bukti motor yang berhasil diamankan, hari ini diserahkan kepada pemiliknya yakni Anik Evaria Rahayu warga Jebers Solo pemilik sepeda motor matic AD 2312 NU. Satu sepeda motor AD 69623 BDE diserahkan kepada Yohan Milano asal Miri Sragen selaku pemilik,” ungkap Kapolres sembari menyampaikan polisi juga menyita sebilah clurit dari tersangka Heru Prabowo (39) asal Banjarsari.
Sementara itu Anik Evaria Rahayu mengaku senang sepeda motornya yang hilang bisa ditemukan lagi. Motornya hilang dicuri saat diparkir di teras rumahnya pada 9 September 2019. “Motor saya hilang dari teras rumah, padahal sudah dikunci stang,” tuturnya.
Adapun Yohan Milano warga miri Sragen yang kos di Gilingan Banjarsari menuturkan, motornya hilang pada 25 Maret 2019. Dia mengucapkan terima kasih kepada Polresta Surakarta yang berhasil menemukan kembali motornya. “Motor saya hilang ketika saya parkir di teras tempat kos. Memang saat itu motor tidak saya kunci stang, karena tempat kos sudah dikeliling pagar besi dan pintu pagar selalu terkunci,” ujar Yohan yang berjanji akan lebih berhati-hati bila meninggalkan sepeda motornya. (baw/dhi)
