Libur Natal dan Tahun Baru, Pemudik Diminta Waspadai Jalur Rawan

UNGARAN, Cakram.net – Para pemudik yang akan merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 diimbau mewaspadai jalur rawan bencana di jalur pantura dan jalur selatan Jawa Tengah.

Direktur Lalu Lintas Jalan Dirjen Hubda Kementerian Perhubungan, Pandu Yunianto menyampaikan himbauan tersebut dalam Rakor Persiapan Natal dan Tahun Baru Wilayah Jateng-DIY di Wujil Resort & Conventions Ungaran, Senin (9/12/2019).

Jalur rawan di jalur pantura, kata Pandu, berada di Brebes-Tegal-Pekalongan. Sedangkan jalur rawan bencana alam di wilayah selatan berada di Ciamis-Cilacap sampai Purworejo.

Pandu mengungkapkan, di jalur tersebut disiagaan alat berat guna antisipasi tanah longsor dan banjir. Apalagi saat ini sudah memasuki musin hujan.

“Kita berharap alat berat tersebut tidak digunakan. Artinya, perjalanan aman, nyaman, lancar,” katanya.

Untuk kelancaran pemudik, lanjut Pandu, juga dilaksanakan pembatasan operasional truk bersumbu tiga atau lebih, truk yang membawa kereta gandengan, dan truk yang mengangkut material atau barang galian. Pembatasan tersebut dijadwalkan pada puncak arus kendaraan yakni 20-21 Desember 2019 dan 31 Desember-1 Januari 2020.

“Pembatasan operasional truk difokuskan di Jalan Ton Semarang-Solo dan tiga jalan nasional non tol, yakni Jalur Tegal-Purwokerto, Klaten-Solo, dan Jogja-Magelang-Bawen,”  jelasnya.

Ia mengintruksikan kepada pengelola jalan tol untuk menambah fasilitas di rest area karena intensitas dan pengguna jalan diprediksi akan naik. Pihaknya masih menemukan beberapa rest area yang kurang layak, terutama di bagian toilet.

“Saya kemarin menemukan rest area di tol yang airnya macet, sehingga sangat jorok. Ini harus diperhatikan, bila perlu dibangun tenda untuk posko agar pelayanan bertambah baik,” tandasnya sembari meminta luasan lokasi parkir juga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan kemacetan di rest area dan exit tol.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VII Semarang, Akhmad Cahyadi, menambahkan ada lima lintas dan jalan tol yang disiapkan untuk jalur mudik masuk Jawa Tengah. Yakni, jalan tol dari Brebes hingga Solo, jalur pantura, lintas Semarang-Bawen-Secang-Banjarnegara-Purwokerto, lintas Semarang-DIY-Purworejo-Kebumen, dan lintas selatan mulai dari Tasikmalaya-DIY-Jawa Timur.

Untuk kelancaran pemudik, lanjut Akhmad, semua perbaikan jalan akan dihentikan pada 20 Desember 2019. (dhi) 

 

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *